wELcOmE tO bLo9 tEcHnO Gw

Tiada hari tanpa informasi....!!!!

Rabu

Sejarah komunikasi



Pada awal kehidupan didunia, komunikasi digunakan untuk mengungkapkan kebutuhan organis, sinyal-sinyal kimiawi pada organisme awal digunakan untuk reproduksi.seiring dengan evolusi kehidupan, maka sinyal-sinyak kimiawi primitif yang digunakan dalam berkomunikasi juga ikut berevolusi dan membuka peluang terjadinya perilaku yang lebih rumit seperti tarian kawin pada ikan.
pada binatang komunikasi juga dilakukan untuk menunjukan keunggulan, biasanya dengan sikap menyerang. menurut sejarah evolusi sekitar 250 juta tahun yang lalu munculnya otak reptil menjadi penting karena otak memungkinkan reaksi-reaksi fisiologis terhadap kejadian didunia luar yang kita kenal sebagai emosi. pada manusia modern, otak reptil masih terdapat pada sistem limbik otak manusia, dan hanya dilapisi oleh otak lain "tingkat tinggi".
manusia berkomunikasi untuk membagi pengetahuan dan pengalaman. bentuk umum komunikasi manusia termasuk bahasa sinyal, bicara, tulisan, gerakan, dan penyiaran, komunikasi dapat berupa interaktif, bertujuan, atau tak bertujuan.
melalui komunikasi sikap dan perasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain. akan tetapi, komunikasi akan hanya efektif apabila pesan yang sama disampaikan dapat ditafsirkan sama oleh penerima pesan tersebut.
Walaupun komunikasi sudah dipelajari sejak lama dan termasuk "barang antik'' topik ini menjadi penting khususnya pada abad 20 karena pertumbuhan komunikasi digambarkan sebagai "penemuan yang revolusioner", hal ini dikarenakan peningkatan teknologi komunikasi yang peset seperti, radio, televisi, telepon, sateli,dan jaringan komputer seiring dengan industiralisasi bidang usaha yang besar dan politik yang mendunia. komunikasi dalam tingkat akademi mungkin tekah memiliki departement sendiri dimana komunikasi dibagi-bagi menjadi komunikasi masa, komunikasi bagi pembawa acara, humas dan lainnya namun subyeknya akan tetap. pekerjaan dalam komunikasi mencerminkan keberagaman komunikasi itu sendiri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar